PURWAKARTA - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan, Sertu Yudi Ganjar, Babinsa Desa Panyindangan Koramil 1906/Sukatani Kodim 0619/Purwakarta, melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan bersama kelompok tani di Kampung Panyindangan RT 014 RW 009, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar lahan pertanian tanaman padi seluas 3 hektare dengan usia tanam sekitar 10 hari. Dalam pendampingan tersebut, Sertu Yudi Ganjar bersama Gapoktan Panyindangan, penyuluh pertanian Abidin, Ketua Gapoktan Kosasih, serta 10 orang anggota kelompok tani melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus perawatan lahan.
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan dan perbaikan saluran air serta pemberian pupuk urea pada tanaman padi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan air dan unsur hara tanaman tetap terpenuhi sehingga pertumbuhan padi dapat berlangsung secara optimal.
Babinsa Sertu Yudi Ganjar mengatakan, pendampingan Hanpangan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan TNI kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
"Kami terus melakukan pendampingan kepada para petani mulai dari pengecekan kondisi tanaman, saluran air hingga pemupukan. Harapannya, tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan hasil panen nantinya dapat meningkat, " ujar Sertu Yudi Ganjar.
Di tempat terpisah, Danramil 1906/Sukatani Kapten Arm I Komang menegaskan bahwa Babinsa harus aktif mendampingi masyarakat, khususnya para petani, sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan ketahanan pangan di wilayah.
"Babinsa harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pendampingan secara nyata kepada para petani. Dengan sinergi yang baik, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Koramil 1906/Sukatani dapat terus meningkat, " tegas Kapten Arm I Komang.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menyampaikan bahwa pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap sektor pertanian.
"Pendampingan Hanpangan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan. Kami mendorong para Babinsa agar terus bersinergi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian di wilayah binaannya, " ungkap Letkol Arh Fredy Jaguar.
Senada dengan hal tersebut, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kewilayahan, penyuluh dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian.
"Ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan konsistensi seluruh pihak. Pendampingan di lapangan harus terus dilakukan agar para petani mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dalam mengelola lahan pertaniannya, " katanya.
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., juga menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung berbagai upaya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Kita harus terus mendorong dan mendukung sektor pertanian agar semakin produktif. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan, " tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih.(PERS)

Yudiganjar