Purwakarta, 21 Juli 2026 - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Tajursindang Koramil 1906/Sukatani Kodim 0619/Purwakarta, Koptu Mulyana, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan dengan melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman padi pascapemupukan pada Selasa (21/07/2026) pukul 10.00 WIB di lahan pertanian Kampung Pamoyanan RT 15 RW 05, Desa Tajursindang, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan dilaksanakan bersama Gapoktan Pamoyanan yang diketuai oleh Bapak Aripin dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang, serta didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Bapak Nurdin. Pengecekan dilakukan terhadap tanaman padi berusia 30 hari dengan luas lahan sekitar 2 hektare guna memastikan pertumbuhan tanaman berlangsung optimal setelah pemupukan.
Pendampingan ini bertujuan memastikan kegiatan pertanian di wilayah Desa Tajursindang berjalan sesuai rencana serta menghasilkan produksi yang optimal melalui koordinasi yang baik antara petani, Babinsa, dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP).
Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program swasembada pangan serta memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kutipan Langsung
Koptu Mulyana (Babinsa Desa Tajursindang):
"Kami terus mendampingi para petani mulai dari masa tanam hingga panen. Pengecekan pertumbuhan padi setelah pemupukan ini bertujuan memastikan tanaman berkembang dengan baik sehingga hasil panen nantinya sesuai harapan petani."
Kapt. Arm I Komang Sutisna (Danramil 1906/Sukatani):
"Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan petani dan penyuluh pertanian dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah."
Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P. (Dandim 0619/Purwakarta):
"Kodim 0619/Purwakarta akan terus mengoptimalkan peran Babinsa untuk mendukung petani melalui pendampingan yang berkesinambungan, sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat."
Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han. (Danrem 063/Sunan Gunung Jati):
"Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan."
Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. (Pangdam III/Siliwangi):
*"Pangdam III/Siliwangi mengapresiasi dedikasi para Babinsa yang terus hadir mendampingi petani. Kehadiran TNI di sektor pertanian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional."

Ali Munandar