Purwakarta - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Desa Panyindangan Koramil 1906/Sukatani Kodim 0619/Purwakarta, Sertu Yudi Ganjar, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan), Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Gapoktan Panyindangan, bertempat di Kampung Panyindangan RT 014 RW 009, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Yudi Ganjar bersama Ketua Gapoktan Panyindangan, Kosasih, penyuluh pertanian Abidin, serta 10 anggota kelompok tani melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman padi yang telah berusia 25 hari setelah tanam.
Selain memantau perkembangan tanaman, Babinsa juga melakukan pengecekan kondisi saluran air guna memastikan kebutuhan pengairan lahan pertanian dapat terpenuhi dengan baik. Adapun luas lahan yang menjadi sasaran pendampingan mencapai 3 hektare, sesuai target lahan yang telah ditetapkan.
Sertu Yudi Ganjar menyampaikan bahwa pendampingan secara langsung di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu petani dalam menjaga pertumbuhan tanaman serta mengantisipasi kendala yang dapat menghambat hasil pertanian.
«“Kami terus melakukan pendampingan kepada para petani, termasuk mengecek pertumbuhan tanaman padi dan kondisi saluran air. Dengan pemantauan secara rutin, diharapkan apabila terdapat kendala dapat segera diketahui dan ditangani bersama, ” ujar Sertu Yudi Ganjar.»
Danramil 1906/Sukatani Kapten Arm I Komang menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendukung para petani di wilayah binaan melalui pendampingan dan pemantauan kegiatan pertanian.
«“Pendampingan Hanpangan merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat, khususnya para petani. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah, ” ungkap Kapten Arm I Komang.»
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.
«“Sinergi dan kebersamaan di lapangan harus terus diperkuat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para petani semakin terbantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian, ” tuturnya.»
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., mengatakan bahwa pendampingan pertanian menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat mewujudkan ketahanan pangan.
«“Kami mendorong jajaran untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan di wilayah, termasuk dalam sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan, ” katanya.»
Sementara itu, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan.
«“Ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan gotong royong seluruh pihak. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi serta membantu menciptakan pertanian yang produktif dan berkelanjutan, ”(PERS)

Yudiganjar