Purwakarta — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Serka Mujiono Babinsa Desa Sukamaju Koramil 1906/Sukatani Kodim 0619/Purwakarta melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan), Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Gapoktan Bunga Mekar, Kp. Blok Lapang RT 04/RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Mujiono mendampingi para petani dalam kegiatan panen padi jenis Inpari yang telah memasuki usia tanam sekitar 110 hari. Lahan pertanian yang menjadi sasaran pendampingan memiliki luas sekitar 10 hektare dengan jumlah anggota Gapoktan sebanyak 40 orang.
Pendampingan Babinsa dilakukan sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian di wilayah binaan.
Selain pendampingan panen, kegiatan ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian melalui pengolahan lahan, pembuatan tempat persemaian benih padi, serta pemeliharaan pematang sawah untuk mendukung kelancaran pengairan.
Danramil 1906/Sukatani Kapten Arm I Komang menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian dan sinergi bersama para petani dalam mendukung ketahanan pangan.
«“Babinsa akan terus mendampingi dan membantu para petani di wilayah binaan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Hal ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujar Kapten Arm I Komang.»
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan pentingnya pendampingan kepada kelompok tani sebagai bagian dari pembinaan wilayah.
«“Pendampingan ketahanan pangan merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Melalui sinergi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan, ” ungkapnya.»
Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., mengatakan bahwa ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan semangat gotong royong dari seluruh pihak.
«“Keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari kerja sama antara petani, penyuluh, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait. Pendampingan di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian, ” tuturnya.»
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menambahkan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
«“Kegiatan pendampingan ketahanan pangan di wilayah merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi bersama masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, sektor pertanian diharapkan semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ”(PERS)

Yudiganjar